oleh

Hizbullah Peringatkan Saudi untuk Tidak Melawan Iran Jika Tidak Ingin Kerajaan Hancur

Hizbullah Lebanon memperingatkan Arab Saudi agar tidak bertaruh pada perang melawan Iran karena itu akan menghancurkan kerajaan tersebut. Kelompok sekutu Teheran itu mengatakan, Riyadh dan Uni Emirat Arab (UEA) harus menghentikan konflik di Yaman untuk melindungi diri mereka sendiri.

Pemimpin Hizbullah Lebanon, Hassan Nasrallah, mengatakan sistem pertahanan udara baru tidak dapat dengan mudah mempertahankan Arab Saudi dari jenis drone yang digunakan dalam serangan 14 September lalu terhadap instalasi minyak Saudi Aramco.

Ketegangan meningkat di kawasan tersebut sejak serangan yang oleh pejabat di Washington dan Riyadh ditudingkan pada Iran. Teheran telah membantah terlibat. Sedangkan kelompok pemberontak Houthi Yaman mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Hizbullah adalah kelompok bersenjata Syiah yang dibentuk oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada tahun 1982 dan merupakan bagian utama dari aliansi regional yang didukung Teheran.

“Jangan bertaruh pada perang melawan Iran karena mereka akan menghancurkan Anda,” kata Nasrallah merujuk pada Arab Saudi. Pernyataan Nasrallah itu disampaikan dalam pidato di televisi hari Jumat.

Dia menggarisbawahi serangan terhadap kilang minyak Aramco yang berhasil mengurangi separuh produksi minyak Arab Saudi. “Rumah Anda terbuat dari kaca dan ekonomi Anda terbuat dari kaca. Seperti kota-kota kaca di Uni Emirat Arab,” lanjut Nasrallah dalam peringatannya terhadap Arab Saudi.

Nasrallah menambahkan, serangan terhadap instalasi Aramco menunjukkan kekuatan aliansi yang didukung Iran dan menunjukkan lemahnya sistem pertahanan udara Saudi.

“Pertahanan udara baru akan sangat mahal dan tidak akan ada gunanya,” katanya, seperti dikutipĀ Reuters, Sabtu (21/9/2019).

Lebih lanjut, dia juga memperingatkan sekutu Arab Saudi, Uni Emirat Arab agar menghentikan perang di Yaman.

“Hal yang akan melindungi instalasi dan infrastruktur di Arab Saudi dan UEA adalah menghentikan perang melawan rakyat Yaman,” imbuh dia. [SINDO]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed