Home / Nasional / Dua Kiai Ponpes Al Falah Kediri Diteror

Dua Kiai Ponpes Al Falah Kediri Diteror

ucu KH Zainuddin Djazuli, Gus Abid Umar.- Foto: merdeka.com

Satu Islam, Kediri  – Podok pesantren (ponpes) Al- Falah Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri dibuat geger. Pasalnya, santer beredar di WA Grup terkait pengancaman kepada Kiai dan masayikh yang mengasuh ponpes tersebut.

Kepolisian dari Polsek Mojo dibantu santri mengamankan seorang pria kurang lebih berusia 45 tahun yang diduga sebagai pelaku terror. Namun hingga kini kepastian siapa pelaku teror masih dalam penyelidikan.

Menanggapi hal tersebut, mewakili keluarga Ponpes Al-Falah, Cucu KH Zainuddin Djazuli, Gus Abid Umar yang juga Sekretaris PW GP Ansor Jawa Timur mengatakan, berdasarkan laporan pada Senin malam 19 Februari 2018 memang ada peneroran.

“Adapun yang beredar di WA grup itu kita perlu klarifikasi bahwasanya itu tidak benar. Apalagi saya tadi sempat baca juga ada yang masalah PKI dan yang lain sebagainya itu semua saya nyatakan tidak benar,” kata Gus Abid Umar Selasa 20 Februari 2018 Selasa dini hari.

Gus Abid menambahkan, teror terhadap Kiai Din dan Kiai Nurul Huda Djazuli tidak benar. Tapi dia membenarkan ada teror. Sayang tak dijelaskan rinci, dalam bentuk apa dan kepada siapa teror itu ditujukan.

Menurutnya pihak pondok bersama kepolisian memang mengamankan seorang yang mencurigakan, namun orang tersebut bukanlah orang yang disangkakan. Dan tiga orang yang disangkakan belum ada.

“Jadi tiga orang yang disangkakan memang belum ada. Memang ada satu orang diamankan kini masih dalam pendalaman pihak kepolisian. Kami menyerahkan semuanya ke pihak kepolisian,” tambahnya.

Gus Abid juga mengatakan sudah selayaknya pihak ponpes harus tetap waspada. Namun untuk meredam kepanikan yang ada, ia menyampaikan bahwa apa yang disampaikan dalam berita teror dan sebagainya itu tidak benar. Ia pun berharap kepada masyarakat untuk bijak dalam mensharing berita yang belum jelas kebenarannya.

“Kita memang harus tetap waspada, namun saya harapkan bijaklah dalam mensharing berita. Saring dulu sebelum sharing,” himbaunya.

Sementara itu, Kapolresta Kediri AKBP Anthon Heryadi ketika dikonfirmasi terkait kejadian tersebut mengatakan, permasalahan ini sedang didalami dan melakukan penyelidikan.

“Jadi saya minta semua pihak tenang, kita masih lakukan penyelidikan dan pendalaman. Jadi tolong jangan mudah terpengaruh dengan berita- berita yang sudah tersebar. Insyaallah Kota Kediri masih kondusif,” ujar AKBP Anthon.

Kapolresta menuturkan, pihak Polresta Kediri selalu berjaga. Ia juga meminta rekan-rekan di ponpes juga berjaga dan selalu berkomunikasi dengan pihak kepolisian. AKBP Anthon juga mengimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan jangan mudah terprofokasi oleh berita-berita yang belum tentu kebenarannya.

“Yang pasti memang ada yang kita amankan sekarang satu orang, tapi masih kita dalami, masih kita bidik latar belakangnya dan sebagainya. Dan untuk identitas satu orang yang kita amankan, belum bisa saya sampaikan itu masih proses penyelidikan dan pendalaman,” tegasnya.

Check Also

Isu Teror Kiai di Kediri Ternyata Karangan Tamu Pondok

Satu Islam, Kediri – SIsu laki-laki yang bernama Aziz yang mengancam kiai dan masayikh Pondok …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.