oleh

Dua Jet Tempur Ukraina Ditembak Jatuh

rudal-rusia-tembak-jatuh-2-jet-tempur-ukraina-7Aa
Ilustrasi pesawat jet tempur Su-25. Foto : Reuters

Satu Islam, Donetsk – Dua pesawat jet Su-25 militer Ukraina hancur ditembak di timur Ukraina yang dikuasai separatis pro-Rusia, Rabu 23 Juli 2014.

Pesawat-pesawat itu jatuh dekat desa Dmytrivka, sekitar 45 km sebelah tenggara dari lokasi jatuhnya jet Malaysia Airlines MH-17 setelah dihantam rudal pekan lalu.

“Menurut informasi awal, roket diluncurkan dari wilayah Rusia,” kata dewan pertahanan Kiev dalam sebuah pernyataan pada Rabu.

Baik Rusia maupun pemberontak tidak mengomentari tuduhan itu. Dewan pertahanan Ukraina menambahkan jet Su-25 terbang pada ketinggian 5.200 meter. Pesawat itu terbang untuk dukungan pasukan infanteri Ukraina.

Para pilot dari kedua jet tempur berhasil keluar dari pesawat. Meskipun demikian, pemberontak pro-Rusia bersikeras dalam beberapa kesempatan menegaskan bahwa mereka tidak dilengkapi dengan senjata yang mampu menghantam sasaran di atas ketinggian 2.500 meter.

Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, meyakinkan keluarga korban tragedi MH17 bahwa pemerintah akan terus menuntut keadilan dan tidak akan berhenti mencari kebenaran dalam menghadapi kesulitan dan penderitaan.

“Selain itu, menembak jatuh pesawat komersial MH17 adalah tindakan paling kejam dan kejahatan brutal dan kekerasan,” katanya.

Bukti Di Washington, para pejabat mengklaim mereka memiliki bukti pendukung bahwa Boeing 777 MH17 ditembak jatuh oleh rudal SA-11 yang ditembakkan dari wilayah separatis.

Para pejabat AS telah mengaku memiliki “indikasi” sistem anti-pesawat canggih itu dipindahkan dari Rusia ke Ukraina timur dan sedang diangkut dari wilayah yang dikuasai pemberontak setelah jatuhnya pesawat MH-17.

Insiden itu terjadi setelah gencatan senjata diumumkan oleh kedua belah pihak di sekitar lokasi kecelakaan Boeing 777 Malaysia Airlines, tempat para ahli Malaysia dan pemantau internasional sedang memeriksa reruntuhan pesawat pada Rabu 23 Juli 2014.

Di Belanda, kloter pertama mayat korban pesawat MH17 disambut dengan upacara khidmat di pangkalan udara Eindhoven. Jenazah korban diterima anggota keluarga kerajaan Belanda, Perdana Menteri Mark Rutte dan ratusan kerabat korban.

Sebanyak 40 mobil jenazah berangkat ke kota Hilversum, tempat proses identifikasi formal akan dimulai.

“Kami merasa mata dunia sedang mengamati agar kami melakukan ini dengan benar. Kami ingin melakukan proses identifikasi yang tepat. Kami ingin mengembalikan para korban ke rumah untuk orang yang mereka cintai dengan secepat mungkin,” kata Hans Docter, Duta Besar Belanda untuk Ukraina.

Wakil Perdana Menteri Ukraina, Volodymyr Groysman, menyatakan tidak hanya sedih tapi juga marah atas jatuhnya pesawat MH-17. Dia bersumpah pemerintah Ukraina akan membawa pelaku penembakan ke pengadilan.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed