oleh

China Peringatkan AS Jangan Main-main Terhadap Iran

China memperingatkan Amerika Serikat jangan main-main terhadap Iran dan membuka kotak pandora di Timur Tengah. Peringatan diplomat tinggi China menyusul kekhawatiran konfrontasi antara AS dan Iran sejak Kamis kemarin, setelah insiden serangan dua kapal tanker di Teluk Oman.

Iran membantah terlibat dalam serangan kapal tanker itu dan mengatakan pada hari Senin bahwa Iran akan segera meningkatkan batas uranium yang diperkaya, yang otomatis melanggar kesepakatan nuklir 2015.

Di hari yang sama, Penjabat Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan mengumumkan menambah 1.000 pasukan tambahan Amerika ke Timur Tengah, yang ia klaim untuk menangkal ancaman Iran.

Menteri Luar Negeri China menanggapi eskalasi terbaru dari Beijing. Menlu Wang Yi memperingatkan AS agar tidak memakai tekanan berlebihan untuk menyelesaikan masalah dengan Iran.

Mengutip Reuters, 18 Juni 2019, Wang mengatakan bahwa China sangat prihatin” tentang situasi di Teluk dan dengan Iran, dan meminta semua pihak untuk meredakan ketegangan dan tidak menuju bentrokan.

“Kami menyerukan semua pihak untuk tetap rasional dan menahan diri, dan tidak mengambil tindakan eskalasi yang mengganggu ketegangan regional, dan tidak membuka kotak Pandora,” kata Wang.

“Secara khusus, AS harus mengubah metode tekanan ekstremnya,” kata Wang. “Setiap perilaku unilateral tidak memiliki dasar dalam hukum internasional. Tidak hanya itu tidak akan menyelesaikan masalah, itu hanya akan menciptakan krisis yang lebih besar.”

Wang juga mengatakan bahwa kesepakatan nuklir Iran adalah satu-satunya cara yang mungkin untuk menyelesaikan masalah nuklirnya, dan ia mendesak Iran untuk berhati-hati.

“Kami memahami bahwa pihak-pihak terkait mungkin memiliki keprihatinan yang berbeda tetapi pertama-tama kesepakatan nuklir komprehensif harus dilaksanakan dengan benar,” tambahnya.

“Kami berharap Iran berhati-hati dengan pengambilan keputusannya dan tidak mengabaikan perjanjian ini.”

Pada saat yang sama, China berharap pihak lain menghormati hak dan kepentingan sah Iran, kata Wang. China dan Iran memiliki ikatan energi yang erat, dan China telah memprotes ancaman Amerika Serikat terhadap negara dan perusahaan yang melanggar sanksi AS dengan mengimpor minyak Iran, termasuk perusahaan-perusahaan China. [tempo]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed