Home / Humaniora / Mozaik Nusantara (page 4)

Mozaik Nusantara

Rekomendasi Marga Panggabean: Selamatkan Bahasa dan Budaya Lokal dari Kepunahan

Satu Islam, Medan – Musyawarah Nasional (Munas) II Forum Komunikasi dan Sinerji Panggabean Indonesia menghasilkan beberapa rekomendasi, di antaranya menyangkut eksternal, soal bahasa dan budaya lokal. Demikian disampaikan Prof Dr Himpun Panggabean MHum, didampingi Drs John Heart Panggabean, Ir Parlinggoman Panggabean, Reinhard Panggabean, Amir Simorangkir, Dra Odorlin Boru Sihite MSi, …

Read More »

Warga Rusia Antusias Menyaksikan Pertunjukan Wayang Kulit

Satu Islam, Moskow – Pertunjukan wayang kulit mampu menyedot perhatian warga Rusia yang berkunjung ke Festival Indonesia ke-2 di Hermitage Garden, Moskow, Minggu 6 Agustus 2017. Sebagaimana diwartakan detikcom, kisah Ramayana pun ditampilkan di panggung utama dengan dalang dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr Eddy Pursubaryanto. Masyarakat Rusia dipertontonkan penampilan …

Read More »

‘Penyair’ Satu-satunya Profesi yang Dijadikan Nama Surat Alquran

Satu Islam, Jakarta – Lembaga Seni dan Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama menggelar Silaturahim Kebudayaan di lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat 28 Juli 2017. Sebagaimana diwartakan NU Online, ketua panitia Aizzudin Abdurrahman mengatakan, kegiatan Silaturahim Kebudayaan yang bertema Meneguhkan Kebudayaan Bangsa, Memperkuat Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia …

Read More »

Tradisi Ider-ider, Ungkapan Syukur Jelang Panen Raya Petani Padi Trenggalek

Satu Islam, Trenggalek – Tradisi masyarakat di bumi nusantara pelan-pelan terkikis oleh arus modernisme dan propaganda ‘pemurnian’ Islam. Ironisnya, tradisi yang mendapat ancaman pemunahan dengan tudingan syirik ini malah menimpa kawasan yang mayoritas muslim. Untungnya tidak semua tradisi itu musnah dan masih ada saja masyarakat yang masih teguh memeliharanya, sebagaimana …

Read More »

Panggilan “Inaq-Amaq” di Lombok Ternyata Simbol Tradisi Tasawuf

Satu Islam, Mataram – Sebagian masyarakat Lombok di era ini masih ada yang gengsi memanggil orang tuanya dengan panggilan  Lombok. Anak-anak di masa kini lebih banyak memanggil orang tuanya dengan panggilan ibu-bapak, ayah-bunda, mama-papa, dan mami-papi. Padahal panggilan inaq-amaq itu memiliki makna yang mendalam jika dikaji melalui ilmu tasawuf. Munculnya …

Read More »