oleh

CAGUBISME

Pernyataan seorang cagub yang menganggap Syiah sebagai aneh jelaslah salah.

Tapi menyalahkan pernyataannya tidak berarti menganulir apresiasi atas sisi-sisi lain dari dirinya..

Tak perlu diberi riasan apologetik supaya tidak memancing reaksi pihak lain yang berkeberatan dan supaya tidak dianggap sebagai penganut aliran aneh “Cagubisme”.

Mengkritisi pernyataan seseorang yang didukung dan menerima pernyataan seseorang yang tidak didukung adalah cermin kemandirian dan proporsionalitas.

Mendukung seorang cagub tak mesti membenarkan semua pernyataannya.

Menolak seorang cagub tak niscaya menyalahkan semua pernyataannya.

Cagub-cagub adalah manusia-manusia yang boleh jadi tidak lebih dan tidak lebih buruk dari anda.

Stop saling memberaki sesama dengan pemutlakan baik dan buruk dalam sosok calon kacung warga DKI. Tak usah lebay!

 

BACA JUGA:

FANATISME CAGUB DI SOSMED

CAGUB SYIAH?

KEPUTUSAN MEMILIH

POLARISASI SYIAH DALAM PILKADA DKI

ANIES BASWEDAN ANTARA EUFORIA DAN HISTERIA

SYIAH INDONESIA DAN SIKAP TERHADAP AHOK

ANTARA “AH” DAN “OK”

News Feed