oleh

Bupati Mamuju Utara Dibuat Kelimpungan Bayar Rhoma Irama

11151031_891861187527068_8336772202825054241_n
Rhoma Irama saat menghadiri acara Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-88, di Tasikmalaya, Jawa Barat, 12 Februari 2014 – Foto: Antara

Satu Islam, Mamuju – Untuk menghibur warganya, Bupati Mamuju Utara Agus Ambo Djiwa mendatangkan raja dangdut Rhoma Irama dan Soneta Group menggelar konser musik dangdut.

Rhoma Irama atau Bang Haji pekan kemarin didatangkan sang bupati dalam rangka memeriahkan Peringatan hari ulang tahun (HUT) Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat yang ke-12.

Peringatan kabupaten dengan konsernya pun berjalan meriah. Siapa sangka dibalik kemeriahan  acara sang Bupati harus kelimpungan mencari dana untuk membayar nyanyian Bang Haji.

“Pemerintah kabupaten tidak menggunakan APBD untuk membayar jasa Bang Haji Rhoma Irama. Jika kita gunakan APBD maka itu akan menjadi temuan aparat hukum,” kata Agus usai pelaksanaan upacara peringatan HUT Mamuju Utara (Matra) di Pasangkayu, Sabtu 18 April 2015.

Menurutnya, pembayaran jasa Rhoma Irama bersama Soneta Group awalnya akan ditanggung oleh salah seorang pengusaha berdarah Mandar yang sukses merantau di Kalimantan Timur.

Namun yang menjadi masalah, kata dia, pengusaha kelahiran Mandar ini tak lagi memberikan kabar terkait bayaran sang raja Dangdut sehingga pemerintah dibuat pusing.

“Kami pusing karena teman pengusaha yang semula bersedia membayarkan jasa Rhoma Irama tak kungjung ada kabarnya. Karena kami telah menjanjikan rakyat maka tidak ada pilihan untuk membatalkan,” lanjut Agus.

Untung saja, kata Agus, beberapa perusahaan perkebunan kelapa sawit memberikan sumbangan walaupun nilainya masih sangat jauh dari beban biaya untuk jasa Rhoma Irama.(Merdeka.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed