oleh

Bung Karno Pernah Ziarah Ke Makam Hussein, Cucu Nabi Muhammad SAW di Karbala

Bung Karno Pernah Ziarah Ke Makam Hussein, Cucu Nabi Muhammad Saw di Karbala
Bung Karno di Karbala

Satu Islam, Jakarta – Presiden pertama Indonesia, Soekarno, pernah berkunjung dan berziarah ke makam Imam Hussein, cucu Nabi Muhammad SAW,di kota Karbala, Irak pada 1960. Kunjungan itu berlangsung beberapa tahun sesudah Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada 1955. (Baca: Kisah Soekarno Perintahkan Uni Soviet Cari Makam Imam Bukhari)

Demikian dinyatakan pengelola Masjid Imam Hussein kepada Redaktur Senior Aktual.co, Satrio Arismunandar, yang melaporkan langsung dari Karbala, Minggu 1 Maret 2013. Karbala adalah kota suci bagi Muslim Syiah, yang terletak di selatan Baghdad, ibukota Irak. Karbala bisa dicapai dengan perjalanan darat sekitar empat jam dari Baghdad.

Bung Karno di Irak

Untuk bisa masuk ke makam Hussein, putra Ali bin Abi Thalib dan cucu Nabi Muhammad SAW, yang dihormati sebagai Imam dalam tradisi Syiah, peziarah harus masuk ke sebuah lingkungan tertutup, kira-kira seluas Pasar Baru di Jakarta Pusat. Mobil tak bisa parkir dekat-dekat makam, mungkin juga untuk pertimbangan keamanan selain ketertiban. Aktual.co bisa parkir dalam jarak 200 meter dan itu sudah sangat bagus.

Makam Hussein ini terletak dalam masjid yang sangat besar, meski masih jauh lebih besar Masjid Nabawi di Madinah. Dibandingkan dengan makam tokoh sufi Syekh Abdul Qadir Jaelani di Baghdad, ruang dalam masjid Imam Hussein lebih besar. Tapi aula luarnya, masih lebih besar makam Syekh Abdul Qadir Jaelani.

Sayang, Aktual.co tak boleh mengambil foto di dalam lingkungan makam, sehingga hanya bisa member foto-foto di luar makam.

Pada hari wafat dan syahidnya Imam Hussein, kota Karbala akan sangat ramai karena berjuta-juta penganut Syiah akan hadir di kota ini. Kata seorang WNI yang beberapa kali ziarah ke makam ini, tiap hari disediakan makan siang gratis untuk 1.500 peziarah.

Salah satu yang mencirikan bahwa Karbala ini kota Syiah adalah di berbagai tempat bisa ditemui gambar besar Imam Hussein. Juga beberapa toko menjual keping tanah Karbala, yang oleh penganut Syiah biasa dijadikan tempat jidat bersujud dalam ritual ibadah sholat.

Sumber: Aktual.co

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed