oleh

Bashar Assad: Suriah Tidak Akan Lupakan Jasa Soleimani

Presiden Suriah Bashar al-Assad mengucapkan belasungkawa atas gugurnya Qasem Soleimani. Ia menekankan bahwa bangsa Suriah tidak akan pernah melupakan keberanian Syahid Soleimani.
Bashar al-Assad pada pesannya yang ditulis untuk Rahbar Ayatullah Khamenei, mengatakan, “Kami sepenuhnya yakin atas tekad poros muqawama untuk melanjutkan perlawanan terhadap kebijakan destruktif AS di kawasan serta di hadapan seluruh kekuatan zalim dan agresor dunia.”

Ia menambahkan, komandan Brigade Quds IRGC menghabiskan kehidupannya untuk melayani bangsanya dan poros muqawama serta cita-cita berbagai bangsa dalam melawan terorisme dan sponsornya.

Bashar al-Assad menyebut, “Kenangan akan Syahid Soleimani akan tetap abadi di hati nurani rakyat Suriah yang tidak akan pernah lupa bahwa syahid ini berdiri dengan tentara Arab Suriah dan membela Suriah melawan terorisme dan para pendukungnya.”

Assad dengan tegas mengatakan, kejahatan yang dilakukan pemerintah Amerika adalah sebuah penekanan kembali atas pendekatan Washington mendukung dan melindungi terorisme serta penyebaran huru hara dan hukum rimba demi melayani kepentingan Zionis serta kolonialisme di kawasan serta seluruh dunia.

Dengan karakter misteriusnya, media barat menjulukinya Soleimani sebagai “The Nemesis”.  Dialah salah satu arsitek di belakang berdirinya Hizbullah di Lebanon. Dengan tangan dinginnya, Iran menyalurkan berbagai bantuan persenjataan kepada gerakan-gerakan Muqawwamah di Lebanon (Hizbullah) dan Palestina (Hamas, PFLP, Jihad Islam Palestina dll). Soleimani adalah Komandan Militer Extra-Territorial yang ditunjuk Ayatullah Khamenei. Dialah sosok di belakang semua Proxy-War Iran terhadap Israel di luar negeri.

Bashar Al Assad masih bertahan hingga 4,5 tahun perang walau dikeroyok berbagai kekuatan militer dan paramiliter asing, maka itu tidak lepas dari kejeniusan strategi militer Qassim Soleimani menyokong Tentara Arab Suriah dan Hizbullah merebut kembali kota-kota yang telah direbut oposisi.

Kehadirannya adalah malapetaka bagi para teroris FSA dan Al Qaeda Jabhat Nushrah di Al-Qusayr, Qunaitra Golan, Al-Zabadani, Nubl waz Zahra dll. Sampai-sampai “ulama” pemberontak Adnan Aroor tanpa malu mengemis bantuan Israel untuk merawat para pejuang mereka yang terluka di channel-nya sendiri.

Di Palestina, siapa yang melatih Hamas, PFLP, Jihad Islam untuk menciptakan roket-roket secara mandiri? Atas sumbangsih siapa misil Fajr buatan Iran yang ditembakkan Brigade Al-Qassam Hamas bisa membombardir Tel Aviv? Bagaimana Hamas bisa memiliki Drone Ababil yang terbang memata-matai hingga di atas gedung Kementerian Pertahanan Israel? Tidak lain semua berkat sumbangsih IRGC Quds Force yang dipimpinnya.

Berbagai Sumber

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed