oleh

Assad: Bandar Dalang Horor di Tanah Suriah

Assad_1Jakarta – Presiden Suriah Bashar al – Assad menegaskan keputusannya bahwa Damaskus akan tetap ikut bagian dalam konferensi perdamaian yang bertujuan mengakhiri konflik di negaranya saat ini , namun dengan tegas ia mengatakan bahwa negaranya tidak akan menyerah pada tekanan dan tidak akan menghentikan operasi militernya  terhadap kelompok-kelompok bersenjata  dukungan asing.

Sebagaimana dikutip harian Libanon , ad- Diyar, Pemimpin Suriah tersebut mengatakan bahwa Suriah harus membela diri melawan serangan Takfiri. Kemudia secara terang-terangan dia menuduh Arab Saudi, yang dipimpin oleh Pangeran Bandar bin Sultan dan menteri luar negeri Saud al – Faisal , sebagai dalang teror  untuk menggulingkan pemerintahannya melalui tangan teroris.

Berbicara kepada delegasi Lebanese and Arab Parties  di Damaskus,  Assad menyampaikan prestasi gemilang militernya yang  telah dilakukan di beberapa daerah , terutama di pinggiran Aleppo dan Damaskus ( Qalamun ) .

Selanjutnya ia menyampaikan akan terus melakukan operasi militernya  sebagaimana suksesnya operasi militernya  di Qalamun.

Presiden Suriah ini mengakui kesalahan pemerintahnya, namun sebenarnya Takfiri tidak ingin adanya perbaikan pada pemerintahannya .

” Tujuannya Takfiri hanya untuk menghancurkan Suriah dan mendongkel kekuasaannya untuk digantikan semau mereka, karenanya  mereka melakukan segala cara sebagaimana yang terjadi sekarang ini dengan dukungan asing. Dia menekankan pada wal-awal konflik muncul, dirinya telah memenuhi  tuntutan rakyatnya, tetapi teroris memanfaatkan tuntutan rakyat untuk diubah menjadi pagelaran horor di tanah Suriah” Tegas Assad. (et)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed